August 7, 2007

Sedapnya roti bakar dan bubur ayam waktu sore

Dikategorikan dalam: Cheap! Cheap!, Indonesian Food
Ditulis oleh: Rizka

Roti bakar dan bubur ayam, kedua menu yang paling umum ditemui di kedai-kedai atau gerobak makanan keliling. Di Bandung sendiri, banyak banget yang jualan bubur ayam dan roti bakar. Yang paling terkenal biasanya, roti bakar madtari, bubur ayam PWI, bubur ayam pelana, burhat panyawangan, roti bakar carirasa, dan masih banyak lagi.

Tapi, pernah nggak nemu tempat makan yang jual roti bakar enak dan bubur ayam enak sekaligus?

Nah coba deh ke Roti Duti. Yang punya tempat makan ini tahu betul kalau roti bakar dan bubur ayamnya adalah menu unggulan yang biasa dicari pelanggannya. Coba lihat papan namanya. Tempatnya pun strategis dan nyaman karena sudah permanen. Kenyamanan agak sedikit berkurang kalau sudah mulai penuh (biasanya jam 7-an ke atas). Jadi kalau mau dapat tempat parkir enak dan masih agak sepi, datengnya sekitar jam 5-an aja.

 

Roti bakar disini dijual per tangkup dan punya banyak varian isi manis, diantaranya: kacang, sarikaya, cokelat, kismis, madu, selai apel, selai nanas, dll. Ada juga yang isinya gurih, kayak: keju, sosis sapi, wurst (sosis sapi yang lebih besar), ham, telur atau campuran kelimanya. Tapi hati-hati bagi yang tidak makan daging babi, karena menu yang ada tulisan ham-nya memakai daging babi. Jangan takut juga soal tempat masaknya, karena roti bakar kan cuma rotinya aja yang digoreng.. jadi wajannya nggak tersentuh daging babi.  

Lanjut lagi ke bubur ayamnya. Bubur ayam disini yahud. Porsinya ngga banyak. Paslah buat kaum wanita. Untuk bubur ayam biasa, diatasnya dikasih keripik gurih, terus disajikan bareng acar timun jepang (aku suka acarnya!), ati ayam, dan daging ayam yang dipotong besar (dalam wadah terpisah). Nyammms. Untuk bubur ayam special, kalau nggak salah ditambah telur sama kaki ayam. Hey, ini dia yang mau saya omongin, kaki ayam a.k.a Ceker! Kalau suka kaki ayam, jangan lewatkan makan kaki ayam disini. Pesan deh kaki ayamnya aja dengan harga 7000 perak (atau 1/2 porsi dengan harga 4200 perak). Kaki ayamnya itu mirip hidangan kaki ayam dimsum, cuma bumbunya kayak pake kecap, jadi agak sedikit manis.

 

Selain roti bakar dan bubur ayam, roti duti juga jualan aneka macam pisang bakar, kentang goreng, aneka minuman dan pudding. Waktu itu, Army dan adiknya nyobain yoghurt di roti duti. Mereka nyoba yoghurt grape + anggur + cocktail, dan yoghurt vanilla + lychee +cocktail. Walaupun nggak terlalu istimewa, kedua menu yoghurt yang masing-masing harganya cuma 5 ribu perak ini, juga patut dicoba. Minuman yang patut dicoba lainnya adalah es juice marquisa + aneka campuran buah (strawberry/melon/semangka/kelapa muda/tomat/jambu/sirsak). Harganya cuma 6 ribu perak dan katanya enak!  

 

Harga-harga di Roti Duti cocok kok di kantong. Untuk roti bakar, harga menunya mulai dari 3400 – 10000 perak. Untuk bubur ayam, mulai dari 7000 – 10000 perak. Untuk pisang bakar mulai dari 1700 – 3400 perak. Terakhir untuk minuman, harga mulai dari 1200 – 6000 perak. Cihuy kan? 

Kalau mau kesini, patokannya lebih gampang dari depan stasiun kereta api ST. Hall. Dari sana lurus terus aja. Lalu di pertigaan, belok kiri (lewat ke arah pascal hypersquare). Nah kalau udah ketemu perempatan, lurus terus aja. Tempatnya ada di sebelah kiri jalan (kurang lebih 300 meter dari perempatan). Biasanya jalanan lurus setelah perempatan suka ditutup polisi, jadi cuma bisa belok ke kiri. Jangan takut, setelah belok ke kiri coba cari jalan tikus ke arah kanan. Nah ikuti insting Anda. emoticon

Kalau nggak mau repot, Roti Duti melayani delivery kok. Asal jumlah pembelian minimal 50000, dan radius tujuannya maksimal 3 km.

 

 * ROTI DUTI
Jalan Gardujati (sebelah kiri jalan), samping SMAN 4 Bandung. (Buka mulai jam 16:00)
Ph: (022) 4209613

 

12 Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://goodeater.blogsome.com/2007/08/07/sedapnya-roti-bakar-dan-bubur-ayam-waktu-sore/trackback/

  1. Gravatar Image

    mau pesen roti bakar coklat n yoghurt vanilla dunk :p

    Comment by ShOFa — August 7, 2007 @ 9:25 am

  2. Gravatar Image

    palagi di tambah bajigur + rokok jarcok… uh nikmatnya hidup di kampung halaman … hehe. Coba kalo disini di tempat gersang plus panas … boro2 nikmat, keringetan hu uh

    Comment by aRai — August 21, 2007 @ 1:14 pm

  3. Gravatar Image

    whoaaa kemarin ke Bandung ga sempat kesini…
    waaa pengen!

    Comment by spedaman — August 22, 2007 @ 2:18 pm

  4. Gravatar Image

    aduh, ini blog….bener2x bikin ngiler…apalagi gue jauh bgt dari negeri sendiri…jadi sediiiiiihh pengen pulang, pengen jajann!!!

    Comment by astrid — August 28, 2007 @ 7:20 am

  5. Gravatar Image

    mang di negeri orang ga ada jajanan yah … hehe

    Comment by aRai — September 3, 2007 @ 1:18 pm

  6. Gravatar Image

    Hai, Salam kenal. Mohon maaf sebelumnya. Saya hanya sekedar memberitahu dan memperingati terutama umat muslim yang senang makan. Di Bandung ada banyak makanan yang dibuat dengan atau mencampur dengan daging Babi. Contoh: Baso Tahu Tulen yang banyak tersebar di bandung ternyata di supply dari sebuah pabrik yaitu: Pabrik di kawasan Panjunan, pemilik
    pabrik Koh Cen Kang. Banyak tukang baso tahu yang mengambil Baso tahu dari pabrik ini. Pemilik sudah mewanti-wanti bahwa basonya mengandung babi, tetapi masih saja mereka membeli dari pabrik ini. Jadi saran saya hati2 dalam memilih makanan di daerah Bandung. Demikian dan terimakasih, mohon maaf apabila ada yang tidak berkenan.

    Comment by Afieq — September 20, 2007 @ 10:59 am

  7. Gravatar Image

    Wah.. petunjuk arah jalannya sedikit menyesatkan nieh!.. sedikit diperbaiki ah.. supaya orang nggak bingung.

    Comment by Bang Zoel — September 21, 2007 @ 7:43 am

  8. Gravatar Image

    wahh….ini foto beneran apa dibagusin ya???….langsung liat langsung laper…..

    Comment by ozylog — November 4, 2007 @ 11:28 am

  9. Gravatar Image

    waaa…kok kayaknya endang bambang yak makanannya/???jd pgn ke banduuung….ngomong2 ada yg bisa jelasin gag dmana posisi roti bakar duti?trus lewat mana klo gw dari tol pasteur??thx…

    Comment by neNg NaKie — November 10, 2007 @ 2:24 am

  10. Gravatar Image

    wah thanks udah ngasih ancer-ancer yang pas, lusa mau coba ke lokasi nih.

    Comment by Fariez — December 4, 2007 @ 10:19 pm

  11. Gravatar Image

    gile bener… duti… duti.. ini makanan fave waktu masih kuliah di bandung.. gak terasa dah 15 taun lalu.. huahuahua.. abis makan worst ham keju telur, makan nasi rames di ceu nana.. nasi babat telor trus gorengan di daerah loper koran.. (cikapundung yah??) deket PLN deh.. tapi itu dulu ndak tau apa masih ada..

    Comment by felix — December 12, 2007 @ 3:21 am

  12. Gravatar Image

    Wah, jadi inget jaman masih tinggal di Bandung dulu. Sama ipar yang tinggal di Jl. Sudirman suka dibawain Roti Duti ini, nikmaaat! Btw kalo gak salah, mereka buka semaleman sampe pagi, bener gak? Soalnya diseputar daerah sini banyak tempat dugemnya.

    Comment by kangbayu — February 20, 2008 @ 10:47 am

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



Anti-spam measure: ketik teks yang terdapat di gambar atas.

Tata Letak & Isi: Goodeaters
Untuk Tampilan Terbaik Gunakan Mozilla Firefox