Kalau pernah datang ke kompleks Rancakendal, pasti familiar dengan spot yang satu ini. Sepertinya saya nggak perlu panjang lebar menjelaskan ini tempat apa, karena namanya sudah cukup mewakili
Waktu berada di pintu masuknya pertama kali, saya membayangkan tempat kecil seperti ye olde coffee house gitu—nuansa serba tua, dengan perapian batu bata, lantai kayu, lukisan yang memenuhi dinding atau kepala hasil buruan. Walaupun tidak 100% akurat, setidaknya tempat ini cukup mendekati bayangan saya. Ada nuansa kayu dalam furniture dan elemen rumah. Ada banyak lukisan juga. Yang berbeda hanyalah ada bangunan lain di belakang rumah itu dan halamannya jauh lebih luas.
Disana saya menempati bangunan kedua, di bagian yang bersofa putih. Ada pilihan untuk duduk di kursi kayu beratapkan payung tenda, ada bagian “mojok” yang dekat dengan pohon bambu dan cocok untuk suasana malam minggu, ada kursi kecil dengan meja panjang seperti dalam bar, ada juga yang berbentuk saung dan lengkap dengan tirainya. Coba lihat saja gambar ini.

Oya, pilihan kopinya juga beragam. Bisa pilih yang mix hot coffee atau
mix cold coffee. Kopi ala arabica atau toraja juga ada. Sayang, di menunya tidak ada gambar. Tapi setidaknya dari detail menu, kita sudah dapat membayangkan bagaimana rupa dan rasa kopi. Misalnya dalam menu dibawah ini:Voice of Nature
Chilled coffee, avocado, vanilla ice-cream
Queen of Coffee
Capuccino with rum, chocolate melted.
Yah, mungkin bisa sedikit kebayang bagaimana kopi yang dicampur alpukat atau lelehan cokelat. Atau mungkin gambar kopi yang kita pesan ini bisa membantu imajinasi anda. Yang jelas, kopinya sangat nikmat. Hmmmm….
Kalau anda anti-kafein, bisa juga pilih kopi yang decaffeinated atau yang non-coffee seperti juice, punch, smoothies, milk shake, green tea, ice-cream, iced chocolate dan bandrek. Juga, kalau anda merasa lapar, ada pilihan pastry, omelette, Zoepa-zoepa, dan aneka masakan kentang.
Harga pun juga cukup terjangkau. Untuk kopi, harga berkisar antara 11.000 – 23.000 rupiah. Sebagian besar berada di rentang belasan ribu. Begitu juga dengan harga makanan dan minuman non-kopi.
Jadi, tunggu apa lagi…
Datang saja ke:
Roemah Kopi: The Coffee Shop
Jalan Terusan Ranca Kendal No. 9 Dago – Bandung
Phone: (022) 2512613
Buka setiap hari dari jam 11 AM – 23 PM

Tuh gw tambahin alamat webnya roemah kopi (www.roemahkopi.com)
Comment by Randi Bayu P — September 5, 2006 @ 11:18 am
dah lama ga ngopi2,, kira2 ada efek ke malaria ga?:-s
btw Fany GE di bintaro sektor 5 ya? di jalan apa? waaah jadi kangen sama kampus,,
tiap sabtu sore, spedaman berubah jadi tkdman latian tkd di stan:D
Comment by spedaman — September 8, 2006 @ 12:21 am
buset. makin banyak aja tempat2 ngopi yang cozy ya riz.
btw, bikinnya rumah aja kok mpok. negeri mah udah kapok. susah ngurusin penghuninya. (ceile, kayak berasa jadi ratu aja)… :p
have a nice weekend!
Comment by fitri mohan — September 9, 2006 @ 3:58 pm
Aku pernah ke situ.. tempatnya asyik juga. Sayangnya jauh.. Klo ga bawa kendaraan kayaknya susah banget ke situ.
Comment by credo — September 11, 2006 @ 3:43 am
gue tuh langganan banget kesini, sampe anak bini pernah gue ajak kesitu. pokoknya kalo ke Bandung…rugi banget kalo gak mampir kesana. Tempatnya alami banget, cocok buat nyantai ama keluarga. Salam buat mas Danet & mbak Icha
Comment by mr.hendra — September 15, 2006 @ 6:42 am
aku pernah ke sini sekali..
dan emang minumannya ueeeenak tenan.
sebanding dgn harganya yg belasan ribu lah..
sayangnya aku lupa waktu itu aku beli apa.. :p
Comment by erry — May 16, 2007 @ 5:49 pm