Ah, lamanya “rumah” ini tidak dirapikan….
Maaf, kalau terlantar. Kemarin-kemarin saya berlibur untuk sekedar keluar dari rutinitas. Sementara dua penghuni lain juga sedang bergelut dengan aktivitas masing-masing.
Jadi.. (sekali lagi) maaf belum sempat “berbenah”.
Oiya, tapi saya bawa oleh-oleh nih, semoga bisa dinikmati…
Awal juli saya berlibur ke NL. Saya sempat mengunjungi sebuah tempat yang bernama Volendam. Tempatnya begitu menarik. Ada tempat pembuatan keju, rumah kayu dua lantai yang dicat hijau, pasangan yang berjemur di atas yacht miliknya, nenek tua yang naik skuter, sampai harumnya poffertjes yang baru matang….Duh! Terlalu menarik hingga saya punya angan-angan busuk untuk married dengan pemuda setempat dan settled disana
Saya memulai tur bernada citarasa ini dari tempat pembuatan keju bernama Henri Willig. Keju bulat-pipih-super besar yang biasa saya lihat di kartun Tom & Jerry, kali ini benar-benar bisa saya sentuh (bahkan saya icip). Agar awet, keju disana dilapisi semacam lilin (wax). Lalu kalau tidak salah, semakin tua umur keju, semakin kuat rasanya.
Saya mencoba semua sample keju. Mulai dari smoked cheese, keju dari susu kambing, hingga keju herbal yang dicampur sayuran kering. Rasanya tentu saja berbeda dari keju merek K yang hampir memonopoli pasar per-keju-an di Indo.

Siangnya, karena lapar saya nekat membeli seafood mentah yang ditempatkan dalam roti hotdog. Agak membingungkan karena namanya aneh-aneh. Semua diawali kata Broodje, mulai dari Broodje Holl.Garn, Broodje Makreel, hingga Broodje Zalm. Oke, insting saya beraksi. Saya membeli yang isinya mirip tuna dan berdoa semoga isinya bukan sirip kuda laut atau ganggang boleh nyomot di pinggiran karang. Dan untungnya insting serta doa saya berkolaborasi dengan baik.

Masih belum puas dengan Broodje tadi, saya iseng mencomot poffertjes milik teman Ibu yang dilumuri sirup coklat Hershey dan sirup maple serta ditaburi gula halus. Yum!
Tidak heran jika saya terus nambah….

Sebelum dicap celamitan, untung saja grup tur saya, segera meneruskan perjalanan ke daerah Delft untuk makan siang. Hari itu saya makan di sebuah restoran internasional yang mengklaim tempatnya sebagai the biggest and the best in town. Karena tidak mau deal dengan nama makanan yang aneh-aneh, akhirnya saya memesan pizza w/ chicken dan Ibu saya memesan sejenis sate ayam.
Beberapa hari kemudian, perjalanan saya berlanjut ke CH dan tinggal di Lucerne. Di hotel, sempat dijamu makan malam dengan 3 tahapan seperti appetizer-main course- dan dessert. Yang mengesankan adalah dessert es krim yang bergambar bendera CH. Heheh.. si koki hotel ternyata cukup nasionalis
Di Lucerne saya juga sempat mencoba makanan italia di restoran yang bernama Bistro Sprengi. Pegawainya Cuma dua orang, satu waiter dan satu chef. Tuna Pizza-nya lumayan enak, tapi risotto-nya agak aneh, karena dari segi penampilan lebih mirip nasi setengah bubur yang dimasak dengan daun seledri.

Setelah melewati beberapa wilayah, saya singgah di GB. Saya sempat makan siang di sebuah Cafe bernuansa oldies, Silver Cross Cafe. Cafe ini terdiri dari dua lantai, ground dan underground. Tempatnya nyaman dan saya suka sekali desain interiornya. Disana saya disuguhi Chicken Schasilk (sejenis chicken steak) dan Chocolate Cake. Hidangannya sih biasa, masih lebih enak steak di Suis Butcher Bandung atau chocolate cake di Blend. Tapi dekorasi disana benar-benar membuat saya seperti berada di kedai Butterbeer di film Harry Potter
. Waitress disana juga unik. Mereka mengenakan 3 balon beerwarna biru-putih-merah di pinggang belakang. Ternyata setelah ditelusuri, mereka itu supporter fanatik Perancis (oalaahhh).

Karena hotel saya di GB (London) adalah hotel berbintang kejora, saya harus puas dengan breakfast sereal dan orange juice. Jadi saya selalu merasa agak lapar sebelum waktu makan siang. Makan siang di hari esoknya ternyata juga tidak memuaskan. Karena lelah mencari Hard Rock Store, rombongan saya asal berhenti di sebuah cafe di area Greenpark. Saya membeli sandwich dingin dan capuccino, sementara Ibu saya membeli sejenis pasta tomat. Jujur saja, kedua hidangan itu benar-benar terasa hambar. Bahkan yang lebih parah, isi sandwich saya Cuma telur dan rerumputan yang belakangan saya kenali sebagai tanaman liar yang tumbuh di dekat kolam ikan di rumah saya.

Di akhir liburan ini, saya sempat transit di Malaysia. Disana saya datang ke Johor Food Fest di Tempat yang bernama Saloma. Inilah surga bagi saya, setelah hampir dua minggu mencicipi hidangan barat yang miskin bumbu itu. Senangnya bisa mencicipi sate ayam, roti jala dengan kari, laksa, sampai carrot cream soup. Sayang, karena terlalu bersemangat, saya lupa untuk mengabadikannya ke dalam foto.
Sebelum pulang, saya juga mampir ke tempat pembuatan cokelat bernama Beryl’s. Rasa cokelatnya bisa dibilang, tidak kalah dengan buatan CH. Cokelat yang ditawarkan juga sangat variatif, walaupun terlihat agak aneh. Misalnya saja seperti cokelat isi durian, cokelat rasa green tea, atau cokelat rasa mangga.
Oke, liburan sudah selesai…. saatnya berbenah lagi….
Makasih ya atas kunjungannya ke rumah kami.

Udah ‘baca’ oleh2nya, tapi… kayaknya ada yg kurang kalo oleh2 ‘fisik’nya blm dicobain
Comment by w@hyu — July 18, 2006 @ 1:29 pm
wah liburan!!! pengen!! hiks2…
Comment by Devi — July 18, 2006 @ 1:40 pm
wuuuiiiih tour ke eropa nih?:D
walaah mau keju dan coklatnya…. btw spedaman dibeliin oleh2 coklat ga nih?:p
kapan2 tour ke asia dong, kan byk makanan yg eksotis disana,,apalagi makanan thailand=P~
asal ati2 aja cari yg halal hehehe…
Comment by spedaman — July 19, 2006 @ 8:13 am
riz,..liburan kok ngga ngajak ngajak sih ?
jahat…
:(
Comment by mata — July 20, 2006 @ 3:22 am
wih liburan euy … emaaakkkk kapan daku liburan yah. Ah lapar deh kalo dah liat tuh makanan
Comment by Arai — July 20, 2006 @ 2:38 pm
zedaaaap jg kayaknya
Comment by cepris — July 21, 2006 @ 5:40 am
ih! pengen! …. pengen jalan2 ke sanah!
ah tetep aja… yg bikin ngences makanan2 di warteg!! :b
ehmm… lain kali kalo singgah, kabari… biar yg makan dan makanannya diabadikan dalam foto! :b
hv a great weekend.
Comment by b3cak — July 21, 2006 @ 2:01 pm
akhirnya sampai juga di rumah barunya rizka…makacih dah jalan-jalan ke rumahku…
btw, abis jalan-jalan yaahhh…hmmm..aku mencium bau coklat sama keju?? hhmmm…yummy…
Rizka..rumahmu bikin aku mau makan terus yaahhh…cocok banget sama aku yang tukang lapar…
hihihih tukang lapar dan tukang makan ketemu…
Comment by alps — July 22, 2006 @ 5:31 am
Hmmmmm … bikin lapar malem2 kayak gini. Maaf, ini kedua kali mampir tapi baru sekarang kulonuwun. Makasih juga sudah nyempetin datang ke gublog saya
Comment by kukuh — July 23, 2006 @ 4:47 pm
wah, liburan kali ini gw ke CH juga! bukan di Lucerne sih, tapi Zurich dan Geneve. Kok kita ga ketemu ya?
Comment by ruanee — July 24, 2006 @ 2:43 pm
boleh tuh keju-nya
Comment by cepris — July 25, 2006 @ 4:14 pm
weh……………
mak yuz tenan…………………
Comment by u_Lie(smex_six) — April 10, 2008 @ 4:50 am